Categories
Uncategorized

Sharing Session, berbagi pengalaman mengerjakan skripsi menjadi budaya baru di Prodi KPI INSUD

kpi.insud.ac.id– Pusat Studi Media dan Dakwah (PUSMED) Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) menggelar Sharing Session angkatan 2017 Prodi KPI INSUD yang telah melaksanakan serangkaian tugas skripsi sebagai syarat kelulusannya tahun ini. Materi yang diberikan berupa cara kepenulisan skripsi serta suka duka dalam penyusunan skripsi. Acara yang dilaksanakan di Studio Persada TV Minggu (31/10/2021) ini diikuti dengan antusias oleh peserta yang berasal dari angkatan 2018 hingga 2021.

Mahasiswa senior Prodi KPI yang membagikan pengalamannya yaitu Moh. Azwar Anas, Argo Saputro, Mochamad Refi, Saddad Ainor Richard dan Moh. Maftuhin. Menurut Argo Saputro yang juga seorang Youtuber, kegiatan PUSMED merupakan tindak lanjut dari komitmen prodi KPI untuk memberikan gambaran dan semangat pada semua mahasiswa KPI agar tidak bingung ataupun takut dalam menghadapi tugas skripsi.

“Ini juga merupakan terobosan terbaru dalam memperkuat persaudaraan antar angkatan. Sharing Session seperti ini dibutuhkan oleh mahasiswa untuk mengerjakan skripsinya nanti. Ada yang mungkin saja bingung dalam cara kepenulisan skripsi, ada yang takut untuk bimbingan dengan dosen, dan ada yang takut dalam penentuan judul,” katanya.

Sedangkan Saddad Ainor Richard yang juga seorang komikus, menyatakan bahwa KPI angkatan 2017 akan terus mendukung dan siap memberikan pendampingan kepada para angkatan KPI 2018. Sebab, dirinya  ingin memberikan yang terbaik untuk para pejuang-pejuang skripsi nantinya, khususnya dari angkatan 2018 yang semakin dekat menghadapi tugas tersebut.

"Dalam pembuatan skripsi diharap kita jangan tegang, sebisa mungkin rileks karena jika kalian saja sudah tegang nantinya hasil tulisan kalian pun akan banyak yang kurang baik, jalani dengan senyaman mungkin, carilah judul dan tema yang sesuai dengan apa yang menjadi basic favorit kalian agar kalian bisa menjalaninya dengan senang tanpa tekanan," ujar Azwar Anas yang pernah menjabat sebagai ketua Himmaprodi KPI.

Sementara itu, Mochamad Refi yang juga menjadi tim di Persada TV menyampaikan bahwa dalam konteks skripsi kita haruslah memiliki keyakinan yang penuh pada hasil penelitian tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengurangi perasaan grogi dan cemas saat presentasi, karena sudah memiliki keyakinan yang penuh pada objek penelitianya.

“Saya sangat yakin pada kalian, kalian memiliki skill yang sangat baik dan kompeten dalam berbagai bidang, jadi lakukan tahapan skripsi ini sampai selesai dan tunjukan pada masyarakat bahwa prodi KPI INSUD memiliki skill yang unggul dan mampu bersaing di tengah masyarakat,” tambah Moh. Maftuhin yang juga seorang Youtuber.

Skripsi merupakan tugas wajib yang harus dilalui oleh mahasiswa Prodi KPI INSUD untuk meraih gelar Sarjana Sosial. Untuk mengerjakannya mahasiswa dapat memilih tema penelitian  atau pengembangan yang sesuai dengan skill dan passion masing-masing. Diharapkan, hasil penelitian maupun pengembangan yang dibuat dalam skripsi dapat bermanfaat dan mampu memberi kontribusi yang nyata pada masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa membuktikan diri dapat menerapkan tri dharma perguruan tinggi. Dengan kegiatan ini, mahasiswa semakin sadar bahwa ada tantangan dan tanggung jawab nyata yang harus kita emban nantinya, tetap semangat, dan salam komunikasi.

Penulis: Novelya Aleena R.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *