Categories
Kabar

Aktif Media Sosial dan Taat Hukum

Menggunakan media sosial sebagai ruang untuk bertukar informasi merupakan hal yang sangat marak terjadi di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat ini. Sebagaimana komunikasi di dunia nyata, masyarakat pun harus memahami bahwa komunikasi di media sosial pun harus dilakukan dengan etika dan taat pada aturan hukum yang berlaku. Segala tindakan atau perbuatan yang tidak baik dan dapat merugikan orang lain dapat dikenai sanksi hukum. Permasalahan seputar hukum dan media sosial ini menjadi perbincangan hangat bersama pembicara Diskusi Ilmiah KPI Brainstorming sesi 4, Kharisudin, S.H., S.Kom., M.H., di Studio Persada TV (22/9/2021).

Saat ini, setiap orang bisa dengan mudah menyebarkan informasi. Namun hal ini kadang dilakukan dengan tanpa berpikir panjang, misalnya menyebarkan peristiwa kecelakaan dengan tanpa sensor. Hal seperti ini selain melanggar kode etik jurnalistik juga melanggar ketentuan hukum. Pelaku perbuatan pelanggaran hukum dengan menggunakan media sosial dapat dikenakan hukuman berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008  Jo Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Suasana diskusi KPI Brainstorming 4 (22/9/2021)

Mahasiswa KPI INSUD begitu antusias bertanya tentang permasalahan hukum terutama dalam kaitannya dengan dunia penyiaran dan teknologi. Dengan diskusi ini diharapkan mahasiswa tidak hanya melek dengan teknologi informasi dan komunikasi serta dunia penyiaran namun juga memahami aturan hukum yang berlaku. Sehingga, mahasiswa dapat lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *