Categories
Kabar

Bagaimana Membuat Konten Kreatif?

“Keunikan itu ada dalam diri sendiri, karena setiap orang itu unik, dengan keunikan ini seseorang bisa mengembangkan konten yang kreatif dan beda dengan yang lain,” ungkap Mochamad Ainur Rofiq, S.Sos. dalam Diskusi Ilmiah KPI Brainstorming sesi 1 dengan tema: Content Creator & Knowlodge Management yang diadakan oleh Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Pesantren Sunan Drajat, (19/9/2021) di Studio Persada TV Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Kegiatan ini dimoderatori oleh Ahmad Naufal Hanif Pasaribu, Ketua Himaprodi KPI INSUD Lamongan.

Suasana diskusi KPI Brainstorming sesi 1 (19/9/2021) di Studio Persada TV.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan bila kita ingin mengembangkan konten untuk media sosial. Baik itu di Youtube, Instagram, Facebook, maupun website. Mochamad Ainur Rofiq, S.Sos atau yang akrab dipanggil dengan Cak Ropik, selaku content creator, desainer grafis yang juga berpengalaman tim produksi film layar lebar (99 Nama Cinta MNC Picture), sinetron (Tukang Ojek Pengkolan), dan iklan televisi,  dalam diskusi tersebut menyebutkan beberapa tips bagi content creator terutama bagi pemula. Tips tersebut terangkum sebagai berikut:

  • Yakin pada diri sendiri

Latihlah diri kita untuk tampil dengan percaya diri di media sosial. Awalnya mungkin canggung karena belum terbiasa. Tidak hanya itu, kadang juga bingung, bagaimana membuat konten yang menarik dan unik. Ternyata sumber keunikan itu justru ada di diri kita sendiri, bagaimana membuat konten yang gaya kita, à la kita, itu yang bisa menjawab adalah diri kita sendiri. Maka penting sekali untuk mengenal dan yakin pada diri sendiri ketika kita mulai mempersiapkan untuk mengembangkan konten.

  • Kembangkan konten yang bermanfaat dan bernilai positif

Konten yang baik tentu yang dapat menebar manfaat bagi banyak orang. Kalau ingin viral lalu melakukan segala cara termasuk membuat konten yang bernilai negatif, mengundang pengunjung dengan judul-judul yang provokatif itu bukanlah hal yang bijak.  Seorang content creator harus memikirkan tujuan untuk apa ia membuat konten tersebut dan bagaimana dampaknya ketika itu dilihat oleh banyak orang.

  • Lakukan kolaborasi atau kerjasama dalam produksi

Tidak semua orang mampu melakukan kerja produksi konten dengan sendirian. Mulai dari konsep, persiapan, shooting atau pengambilan gambar, editing dan juga promosi. Jika itu bisa dilakukan sendiri sungguh luar biasa, namun jika kita sadari tidak bisa melakukan banyak hal itu sendirian, maka berjejaringlah, bekerjasama kolaborasi dengan teman untuk membuat produksi konten yang menarik dan bermanfaat.

  • Pormosikan karya

Sudah susah-susah membuat karya, eh sepi pengunjung. Kadang hal itu membuat seorang content creator kurang bersemangat. Nah, ternyata ada hal yang juga penting untuk dilakukan oleh seorang content creator yaitu promosikan karyanya. Jadi ia pun perlu untuk belajar promosi, digital marketing dan komunikasi yang baik dan efektif di internet. Ia juga perlu untuk menjalin komunikasi dengan content creator yang lain. Selain itu, ia juga bisa menghimpun dukungan dari teman-teman terdekatnya. Sehingga, bisa saling memberikan support untuk menambah subscribe, like, comment dan membunyikan lonceng (jika di Youtube).

  • Hadapi komentar dengan lapang dada

Ternyata kesabaran pun bisa diuji melalui komentar yang masuk. Siapkan diri untuk menghadapi segala bentuk komentar. Tidak perlu emosi, marah dan kecewa dengan komentar yang bernada miring atau malah menjelek-jelekkan karya kita. Biarlah itu menjadi bahan untuk mengevaluasi karya kita dan jadikan kritik itu sebagai evaluasi untuk membuat karya lebih baik lagi

  • Terus berkarya dan berinovasi

Semangat dan kreatifitas harus terus dikembangkan agar bisa menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam karya yang dibuat.

  • Tetap beretika dan taat hukum

Seorang content creator yang bijak memiliki etika yang baik dan taat dengan hukum. Sehingga, ia tidak melakukan plagiasi dan tindakan-tindakan  yang melanggar kode etik serta hukum yang berlaku.

Kegiatan diskusi singkat bersama Cak Ropik ini diikuti dengan antusias oleh mahasiswa Prodi KPI INSUD. Semoga dengan diskusi ini mahasiswa dapat lebih siap dalam menghadapi perkuliahan semester ganjil 2021 dan menghasilkan karya atau konten kreatifnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *